Strategi Pembelajaran

Tugas 1
Strategi pembelajatran di SD
Strategi pembelajatran di SD
Pembelajaran di SD
Disusun Oleh :
Puja Oksa Maharani
(1820089)
Kelas :
PGSD 4.4
Dosen Pembimbing :
YESSI RIFMASARI,M.Pd
PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
(STKIP) ADZKIA
Padang
2020
Pembelajaran di SD
A. Konsep Belajar
Menurut Hanafy,M.S. (2014 :64-69) Belajar dalam artian luas merupakan proses yang memungkinkan timbulnya atau berubahnya tingkahlaku yang bukan disebabkan oleh kematangan atau sesuatu yang bersifat sementara sebagai hasil terbentuknya respon utama.
Strategi adalah kegiatan pembelajaran yang harus di kerjakan guru dan siswa agar suatu tujuan dapat di capai secara efektif.
Pembelajar adalah seseorang yang dapat mengaplikasikan suatu metode suatu alat yang digunakan oleh guru.
Teknik Pembelajaran ⇒ Suatu metode secara spesifik komponen pembelajaran yang saling berkesinambungan dengan sebuah sistem yang memiliki Tujun,Isi,/Materi bahan,strategi/ metode evaluasi tindak lanjut apa yang akan dilaksanakan.
Dalam pemilihan pembelajaran ada sumber dan fasilitas untuk melaksanakan strategi tertentu.
Contoh strategi :
⟹memudahkan siswa dalam menyerapkan ilmu materi yang diberikan guru menggunakan metode yang mudah dipahami.
Tahap-tahap perkembangan Peserta Didik di SD
Menurut Jean Piaget, membagi tahap perkembangan kognitif anak dalam 3 tahap, yaitu :
1) Tahap Sensorimotor (0-24 Bulan )
2) Tahap Praoperasional (2-7 Bulan )
3) Tahap Operasional Formal ( mulai umur 11 tahun )
B. Karakteristik Pembelajaran di SD
Karakteristik Pembelajaran di SD di bagi menjadi 2, yaitu :
1. Karakteristik Pembelajaran di kelas rendah.
-kognitif
-Integratif
-Hieraskis
2. Karakteristik Pembelajaran di kelas Tinggi.
siswa sudah mulai melakukan percobaan,atau eksperimen dan sudah mampu dalam memecahkan masalah.
Wahhh materi nya sangat bagus sekali, terimakasih
BalasHapusalhamdulillah..
Hapusiya sama-sama,semoga bermanfa'at
Tulisannya bagus,tapii saya mau bertanya,bagaimana jika peserta didik kesulitan dalam memahami konsep suatu pembelajaran??strategi apa yang dilakukan oleh guru??
BalasHapusJawab ya admin🙏
Sebelumnya Terima Kasih.
HapusStrategi yang harus dilakukan jika seorang peserta didik kesulitan dalam memahami suatu konsep pembelajaran Kita sebagai guru terlebih dahulu harus mengetahui bagaimana peran kita sebagai guru yang membimbingnya dalam mengajar.
karna kesulitan belajar yang dialami peserta didik perlu diketahui sejak dini agar bantuan yang di berikan segera mengatasi kesulitan belajar peserta didik. Cara mengidentifikasi kesulitan belajar dapat dilakukan dengan mengamati perilaku anak dan kemampuan anak dalam aktivitas menulis, membaca, berhitung dan mengeja. Pengamatan dilakukan untuk mendapatkan informasi awal dan selanjutnya dilakukan asesmen,asesmen yang dimaksud yaitu melakukan suatu penilaian komprehensif yang meliputi asesmen perkembangan, akademik, non akademik, formal dan informal.
Yaitu dengan cara :
1. Mengidentifikasi serta menetapkan spesifikasi dan kualifikasi perubahan tingkah laku dan kepribadian anak didik sebagaimana yang diharapkan. Apakah yang dijadikan sasaan dalam kegiatan belajar mengajar. Sasaran yang dituju harus jelas dan terarah.
2. Memilih sistem pendekatan belajar mengajar yang dianggap paling tepat dan efektif untuk mencapai sasaran.
3. Memilih dan menetapkan prosedur, metode, dan teknik belajar mengajar yang dianggap paling tepat dan efektif sehingga dapat dijadikan pegangan oleh guru dalam menunaikan kegiatan mengajarnya.
4. Menetapkan norma-norma dan batas minimal keberhasilan atau kriteria serta standar keberhasilan sehingga dapat dijadikan pedoman oleh guru dalam melakukan evaluasi hasil kegiatan belajar mengajar yang selanjutnya.
#Semoga bermanfa'at
Artikelnya bermanfaat. Terima kasih sudah share
BalasHapusAlhamdulillah..
Hapusiya sama semoga bermanfa'at.
terima kasih, artikelnya sangat membantu
BalasHapuskenapa kita perlu mempelajari strategi pembelajaran ini?
sama-sama.
BalasHapuskita seorang guru perlu sekali dlm mempelajari strategi pembelajaran ini,karna bertujuan supaya dapat tercapainya maupun dalam upaya membentuk kemampuan siswa sangat di perlukan adanya suatu metode efektif,bervariasi dan aktifitas yang dipilih dapat akan mudah dipahami oleh siswa,dan disampingnya itu guru juga juga harus memahami karakteristik metode dalam mengajar yang akan dipilih sekaligus paham bagaimana dampaknya dari metode tersebut.
Sangat bagus. Saya ingin bertanya, bagaimana cara saudari dalam proses pembelajaran jika ada anak yg hiperaktif?
BalasHapusSebelumnya Terima Kasih.
HapusMenurut saya cara dalam proses pembelajaran jika anak hiperaktif caranya yaitu :
1. Kita sebagai calon guru Mencari faktor pemicu dari perilakunya tersebut.
Sebagai seorang pengajar atau guru, hendaknya kita mencari faktor-faktor yang menjadikan anak memiliki sikap yang huperaktif seperti ini, misalnya, apakah anka saat sulit untuk duudk karena merasa bosan atau membutuhkan perhatian yang khusu dari orang-orang yang ada di sekelilingnya. sehingga nantinya bisa dilakukan beberapa teknik untuk menghilangkan faktor tersebut.
2. Memberikan apa yang menjadi keinginan anak, sebelum nantinya dia menuntutnya.
Cara ini juga bisa dilakukan pada anak-anak di dalam kelas yang memang memiliki sifat hiperaktif, mislanya saja dengan memeberikan perhatian sebelum anak tersebut menceri-cari perhatian, dan mengalihkan berbagai kegiatan lain, apabila anak mudah sekali merasa bosan.
3. Memindahkan anak.
Maksudnya cara ini juga bisa dilakukan dengan memindahkan anak dari berbagai tingkah laku yang memang seharusnya tak terjadi
4. Memberi hukuman pada anak
Cara ini sebenarnya memang tidak baik dilakukan, namun ada beberapa hal juga yang bisa menyebabkan cara ini perlu dilakukan, mislanya saat berbagai prosedur yang dilakukan sudah tidak berhasil, namun jangan memberi hukuman yang dilakukan dalam keadaan marah, sebaiknya berikan saja hukuman yang ringan dan juga efektif untuk anak-anak
5. Melakukan pengembangan dari tingkah laku yang dilakukan
Cara sperti ini bisa dilakukan dengan memepertahankan kelakuan baik dan mengembangkannya menjadi ke arah yang lebih baik lagi, bisa juga dilakukan dengan penguatan pada berbagai tiap perilaku dengan berupa imbalan.
6. Memberikan pengertian pada teman dikelas agar tak menjauhinya.
7. Memberikan perlakukan yang sama dengan yang lain.
8. Bekerja sama dengan orang tua mengenai asupan makanan anak.
Untuk mengurangi kelakuan hiperaktif pada anak.
9. Membantu anak dalam menenangkan diri saat merasa frustasi dan marah,sebaiknya anda membantu anak untuk mendorong dan mengambil nafas dalam-dalam, sehingga anak akan bisa jauh lebih tenang dan dapat mengontrol diirnya sendiri.
10. Memberikan pengertian pada anak dengan bahasa sederhana.
Apabila anak hiperaktif ini melakukan hal-hal yang tidak terpuji sebaiknya beri pengertian anak dengan bahasa yang mudah dimengerti olehnya, namun jangan sesekali marah pada anak yang sepeti ini, karena dengan kemarahan tidak akan membuatnya mau mendengar anda, malah nantinya anak semakin tidak peduli dan melakukan kesalaha dan hal-hal yang tidak terpuji lainnya lagi.
11. Mendorong anak melakukan hal-hal positif.
Pada anak hiperatif seperi ini, merasa cenderung mmeiliki energi yang berlebihan, maka itu sebaiknya beri arahan dan dorongan dengan memberikan kegiatan olahraga yang melebihi anak lainnya, misalkan anak tersebut tidak bisa diam saat di dalam kelas, sebaiknya dorong anak untuk melakukan kegiatan olahraga daripada harus menganggu teman lainnya di dalam kelas. dengan begitu anak akan mengeluarkan energi berlebihnya pada berbagai kegiatan yang positif.
12. Selalu mengkomunikasikan pada orang tua.
13. Berikan siap yang tegas namun jangan besikap dengan marah.
14. Mengontrol dan mengupayakan pembelajaran terhadap anak yang memiliki sikap hiperaktif.
Materinya sangat menarik
BalasHapusArtikel nya sangat bagus tapi masih terdapat kesalahan dalan penggunaan EYD yang kurang tepat
BalasHapusArtikenya bagus..
BalasHapusDisini saya akan sedikit bertanya apa faktor yg menghambat prorses pembelajaran
Artikelnya sangat bagus dan bermanfaat sekali
BalasHapusArtikelnya sangat membantu
BalasHapusBermanfaat sekali ditunggu artikel berikutnya
BalasHapusGood
BalasHapus